Di mata banyak orang, bisnis laundry terlihat sederhana.
Terima pakaian, cuci, keringkan, setrika, lalu serahkan kembali ke pelanggan. Selesai.
Tapi kenyataannya?
Di balik operasional yang terlihat simpel, ada banyak tantangan yang sering menjadi penghambat pertumbuhan bisnis laundry.
Kalau tidak dikelola dengan baik, masalah kecil bisa berubah menjadi kerugian besar.
1️. Pakaian Tertukar atau Hilang
Ini adalah mimpi buruk bagi pemilik laundry.
Kesalahan pencatatan, label yang tidak jelas, atau proses sortir yang kurang rapi bisa menyebabkan pakaian tertukar atau bahkan hilang.
Dampaknya:
- Komplain pelanggan
- Ganti rugi
- Reputasi menurun
Solusinya? Sistem pencatatan yang rapi dan terintegrasi.
2️. Salah Hitung dan Kebocoran Keuangan
Karena terlihat sederhana, banyak bisnis laundry masih mencatat manual.
Masalahnya:
- Salah hitung berat timbangan
- Diskon tidak tercatat
- Uang masuk tidak sesuai laporan
- Pengeluaran deterjen dan operasional tidak terkontrol
Kebocoran kecil yang terjadi setiap hari bisa menjadi besar dalam sebulan.
3️. Manajemen Karyawan
Bisnis laundry sangat bergantung pada karyawan. Tantangannya:
- Disiplin kerja
- Titip absen
- Kurang teliti saat sortir
- Tidak mengikuti SOP pencucian
- Tanpa sistem kontrol dan SOP yang jelas, kualitas layanan bisa tidak konsisten.
4️. Waktu Pengerjaan Tidak Tepat
Janji selesai 2 hari, tapi molor jadi 3–4 hari.
Ini sering terjadi karena:
- Overload order
- Mesin rusak
- Jadwal tidak teratur
- Tidak ada sistem tracking order
Pelanggan tidak suka menunggu tanpa kepastian.
5️. Tidak Tahu Keuntungan Sebenarnya
Banyak pemilik laundry merasa ramai, tapi uangnya “tidak terasa”.
Kenapa?
Karena tidak ada laporan yang jelas tentang:
- Total omzet harian
- Biaya listrik dan air
- Biaya deterjen
- Biaya gaji
- Margin per kilogram
Tanpa data, sulit berkembang.
6️. Persaingan Harga yang Ketat
Bisnis laundry termasuk usaha yang mudah dimulai. Akibatnya, persaingan harga sering tidak sehat.
Jika hanya bersaing di harga murah tanpa efisiensi sistem, keuntungan bisa semakin tipis.
Jadi, Apa Solusinya?
Bisnis laundry memang terlihat simpel.
Tapi untuk berkembang, perlu pengelolaan yang profesional.
Beberapa langkah penting:
a. Gunakan sistem pencatatan digital
b. Terapkan SOP kerja yang jelas
c. Kontrol stok bahan baku
d. Pantau laporan keuangan secara rutin
e. Gunakan sistem tracking order
Dengan manajemen yang baik, bisnis laundry bisa:
- Lebih rapi
- Lebih transparan
- Lebih menguntungkan
- Lebih siap berkembang ke banyak cabang
Bisnis laundry bukan hanya soal mencuci pakaian.
Ini tentang manajemen operasional, kontrol keuangan, dan pelayanan pelanggan.
Kelihatannya simpel?
Ya.
Tapi kalau tidak dikelola dengan serius, banyak masalah yang bisa jadi penghambat.
